Menurutnya, Masjid Al-Furqon memiliki keunggulan sebagai penyokong destinasi wisata, seperti lahan parkir yang luas dapat memuat bus, bahkan sekarang ada galeri UMKM yang dapat dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan.
"Lift di menara masjid itu sekarang sudah bisa berfungsi dengan baik, sehingga masyarakat bisa sampai ke atas untuk menikmati keindahan Kota Bandarlampung," kata dia lagi.
Herman HN pun mengatakan bahwa akan menyerahkan pengelolaan menara masjid ini kepada pihak pengurus Al-Furqon, namun untuk listrik pemkot yang mengurusnya.
Sebelumnya, dalam menumbuhkembangkan wisata daerah, Pemkot Bandarlampung pun telah membentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis) di 126 kelurahan dan sedang merehabilitasi Bendungan Sumur Putri.
(Salman Mardira)