MASYARAKAT Sadar Wisata (Masata) mendukung penuh pengembangan desa wisata untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan desa terutama di saat pandemi Covid-19 yang belum kunjung berakhir. Sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah juga diperlukan untuk membangun pariwisata Indonesia yang sempat terpuruk akibat hantaman pandemi corona.
"Kami berharap agar kepariwisataan mampu menjamin keterpaduan antarsektor, antar-aktor, dan antardaerah selaku pemangku kepentingan dalam sinergitas dan kolaborasi antarpihak yang menjaga keharmonisan hubungan pusat dengan daerah," ungkap Ketua Umum Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Masata, Panca Rudolf Sarungu, Minggu (29/11/2020)
Pihaknya lanjut Rudolf, terus berupaya untuk menyambung kepentingan serta membangun sinergitas dan kolaborasi dalam membantu pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai negara tujuan pariwisata kelas dunia didukung atraksi yang menarik, aksesibilitas yang mudah, dan amenitas yang berkualitas.
Baca juga: Bangka Belitung Buka Penerbangan Langsung ke China untuk Tarik Wisatawan
Dirinya berharap para pelaku, pemerhati, dan pecinta pariwisata di kalangan pemerintah (kementerian/lembaga) serta swasta (asosiasi/organisasi/perkumpulan) memiliki kesamaan persepsi dalam mendukung pariwisata berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda mengatakan, sektor pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi hampir luluh lantah selama 10 bulan di masa pandemi corona.
Kondisi sektor pariwisata yang memprihatinkan itu dikarenakan paling terdampak dan mengalami kontraksi tajam, sementara berbagai program belum memberikan hasil optimal.