6. Teh
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa antioksidan dalam teh dapat membantu mencegah penumpukan lemak di arteri. Mereka juga dapat bertindak sebagai agen pembekuan darah dan meningkatkan pelebaran pembuluh darah untuk memungkinkan peningkatan aliran darah.
7. Makanan yang mengandung vitamin E
Vitamin E yang bertindak sebagai antioksidan, dapat membantu melindungi dari kolesterol LDL. Sumber vitamin E ada pada alpukat, sayuran hijau tua, minyak nabati, dan produk gandum utuh.
8. Bawang putih
Allicin, senyawa dalam bawang putih segar telah terbukti menurunkan kolesterol total dan LDL dalam darah, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.
9. Makanan yang mengandung sterol/stanol
Senyawa ini dipercaya mengurangi kadar kolesterol dalam darah yang berkaitan dengan risiko penyakit jantung. Mengonsumsi makanan ini setara dengan 2-3 porsi makanan yang diperkaya fitosterol seperti selai margarin, yoghurt, susu, dan sereal sarapan.
(Ahmad Luthfi)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.