Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stres Pandemi Berdampak pada Turunnya 'Ketegangan' di Ranjang

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 27 Oktober 2020 |23:02 WIB
Stres Pandemi Berdampak pada Turunnya 'Ketegangan' di Ranjang
Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)
A
A
A

Tahu ereksinya tidak lagi tercapai, si suami pun mencoba untuk membangkitkan lagi 'ketegangan', tapi pada kebanyakan kasus biasanya tidak akan berhasil. Situasi ini membuat trauma tersendiri untuk pria.

"Ya, kegagalan yang pertama bisa langsung membuat pria kecewa dengan dirinya sendiri. Dia akan memiliki pikiran berupa apakah percobaa kedua berhasil atau gagal, kalau gagal akan sangat mengecewakan sekali pastinya," tuturnya.

Ejakulasi Dini

Prof Tjhin pun menjelaskan, kalau sudah merasakan hal tersebut, maka bisa dibilang si pria stresnya semakin berat dan mesti datang untuk berkonsultasi pada ahlinya. Sebab, kekhawatiran yang berlanjut akan terus 'membunuh' si pria dalam ketakutannya sendiri.

"Bisa saya katakan di sini, fungsi seksual itu oleh sebagian besar suami disamakan dengan identitas perannya sebagai laki-laki. Karena itu, ketika ada kasus seperti di atas, kepercayaan diri si pria akan hilang dan berakibat pada ereksi yang tidak tercapai. Jadi, disfungsi seksual memang berpengaruh pada kesehatan mental pria," jelas Prof Tjhin.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement