4. Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA)
Infeksi saluran pernafasan bagian bawah banyak terjadi pada musim hujan dan menyerang balita atau lansia karena sistem imun tubuhnya lemah. Gejala dari infeksi saluran pernapasan bagian bawah adalah batuk berat dan terkadang disertai dahak dan lendir. Gejala lain yang mungkin dialami adalah sesak napas, frekuensi pernapasan meningkat, dada terasa sesak, atau suara saat sedang bernapas.
Infeksi saluran pernapasan bagian bawah dapat mencakup bronkitis, pneumonia, dan bronkiolitis. Infeksi saluran pernapasan ini ditularkan melalui droplets atau tetesan air liur yang mengandung virus, saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Kontak tidak langsung melalui permukaan yang telah terkontaminasi virus atau sentuhan tangan orang yang terinfeksi juga berpotensi menularkan penyakit ini.
5. Zika
Virus zika ditularkan melalui gigitan nyamuk. Selain itu hubungan seksual dan transfusi darah bisa menjadi media lain penyebaran penyakit ini. Virus ini dapat ditularkan oleh ibu hamil kepada janin dalam kandungannya. Alhasil sang bayi berpotensi menderita mikrosefali.
Gejala dari penyakit ini adalah demam, nyeri sendi, sakit kepala, ruam, gatal-gatal di sekujur tubuh, mata merah, nyeri otot, nyeri punggung, hingga nyeri di bagian belakang mata. Gejala ini muncul muncul dalam kurun waktu satu minggu dan akan hilang dengan sendirinya.
(Ahmad Luthfi)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.