Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Faktor Risiko Bisa Buat Wanita Mandul

Anabel Lerric , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2020 |08:09 WIB
4 Faktor Risiko Bisa Buat Wanita Mandul
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

3. Menstruasi yang menyakitkan

menstruasi

Banyak wanita mengalami kram ringan pada tingkat tertentu saat menstruasi. Tetapi jika tidak kunjung membaik setelah minum ibuprofen, lebih baik konsultasikan ke dokter. Periode yang menyakitkan sering kali disebabkan oleh masalah kesehatan lain yang dapat menyebabkan kemandulan.

Penyakit radang panggul (PID), yang sering dikaitkan dengan PMS, merupakan salah satu penyebabnya. Jika tidak ditangani, PID dapat menyebabkan pembentukan jaringan parut di dalam dan sekitar saluran tuba, yang dapat menyebabkan kemandulan.

Menstruasi yang menyakitkan juga bisa menjadi tanda endometriosis, suatu kondisi di mana lapisan rahim tumbuh di luar rahim. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, endometriosis memengaruhi sekira 6 persen hingga 10 persen wanita. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kemandulan dalam beberapa cara, seperti pembentukan kista di ovarium dan jaringan parut pada saluran tuba.

Meskipun endometriosis dapat diangkat melalui pembedahan, kesuburan mungkin tidak sepenuhnya normal setelahnya. Dalam kasus seperti itu, fertilisasi in vitro (IVF) umumnya dianggap sebagai pengobatan yang paling efektif.

 

4. Sedang menjalani pengobatan kanker

Memiliki kanker dan menjalani perawatan kanker juga dapat memengaruhi kesuburan Anda. Kemoterapi atau radiasi panggul dapat menyebabkan hilangnya sel telur dengan cepat. Beberapa wanita mungkin mengalami menopause lebih awal setelah menjalani perawatan kanker.

Para ahli merekomendasikan untuk berbicara dengan spesialis kesuburan sebelum perawatan kanker untuk pemeliharaan kesuburan. Pematangan vitro, transposisi ovarium, dan kriopreservasi jaringan ovarium adalah beberapa opsi pelestarian kesuburan.

(Dewi Kurniasari)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement