Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ternyata Super Flu Bukan Nama Ilmiah, Tapi Lebih Viral 

Rani Hardjanti , Jurnalis-Minggu, 11 Januari 2026 |08:05 WIB
Ternyata Super Flu Bukan Nama Ilmiah, Tapi Lebih Viral 
Ternyata Super Flu Bukan Nama Ilmiah, Tapi Lebih Viral. (Foto : Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Penyakit Super Flu yang kini tengah menjadi perhatian publik ternyata bukanlah nama ilmiah. Namun, nama tersebut lebih dikenal banyak orang dan viral. 

Menurut Dosen Mikrobiologi FK-KMK UGM, Prof. dr. Tri Wibawa, Ph.D., Sp.MK (K), penggunaan nama ‘superflu’ pada varian virus ini bukanlah istilah ilmiah. Berdasarkan bukti yang ada selama ini, belum ada indikasi bahwa Influenza A ”subclade” K lebih virulen dibandingkan virus influenza H3N2 yang telah beredar selama ini.  Tetapi, tetap perlu waspada dengan virus ini. 

4 Makanan Cocok Untuk Mengusir Flu

Lebih lanjut, Tri menjelaskan bahwa varian Influenza A ”subclade” K mengalami perubahan dari waktu ke waktu, berdasarkan dari sifat materi genetik (RNA) yang dibawanya. 

"Dari perubahan genetik kecil yang terjadi tersebut, dapat menghasilkan virus-virus varian baru yang berkerabat dekat," ujarnya, seperti dikutip dari laman UGM, Minggu (11/1/2026). 

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement