KEHAMILAN bagi sebagian besar pasangan suami-istri merupakan hal yang ditunggu-tunggu. Namun ada beragam faktor risiko yang membuat wanita mandul karena masalah organ reproduksi.
Banyak tanda dan gejala yang menjadi faktor risiko bahwa wanita mandul. Tak hanya masalah menstruasi, ada beragam masalah lain yang dialami, tetapi sayangnya cenderung diabaikan.
Padahal jika menyadari ada faktor risiko mandul, sebagian besar gejala ini dapat diobati. Nah, berikut emoat faktor risiko wanita mandul yang harus Anda ketahui, dilansir Okezone dari Thehealthsite.
1. Menstruasi tidak teratur

Memiliki riwayat menstruasi yang tidak teratur adalah o alah satu indikator utama bahwa Anda mungkin berjuang dengan infertilitas. Ini karena menstruasi yang tidak teratur dapat disebabkan oleh masalah kesehatan lain yang dapat memengaruhi kesuburan.
Penyebab umum menstruasi tidak teratur adalah sindrom ovarium polikistik (PCOS), yang merupakan penyebab umum infertilitas. PCOS merupakan kelainan endokrin yang paling sering terjadi pada wanita usia subur. Oleh karena itu, penting untuk melacak menstruasi Anda dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap ketidakteraturan tersebut.
Baca Juga: Uh, Maria Vania Basah-Basahan di Kolam Renang Demi Punya Perut Rata
2. Tidak haid
Indikator utama infertilitas lainnya adalah amenore, yaitu tidak adanya menstruasi sama sekali. Jika Anda pernah mengalami tiga bulan lebih tidak haid, Anda mungkin menderita amenore. Ini bisa disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk stres, berat badan rendah, olahraga berlebihan, minum obat tertentu, jaringan parut rahim, dan kekurangan organ reproduksi tertentu. Selain tidak itu itu dapat mengindikasikan menopause. Sekira 1 persen wanita diketahui mengalami menopause sebelum usia 40 tahun.