Seorang pria asal Korea Selatan bernama Eom menderita kerugian yang cukup besar ketika berusaha untuk membersihkan uang kertasnya. Ia dengan sengaja memasukkannya ke dalam mesin cuci dan mencucinya layaknya pakaian.
Tentunya mencuci uang bukanlah ide yang sangat bagus. Terlebih ketika ada uang kertas yang rusak maka Bank Korea akan menolak untuk menukarkannya. Saat ini identitas lengkap Eom dirahasiakan untuk menghentikan aksi bullying di dunia maya.
Melansir dari World of Buzz, Rabu (12/8/2020), Eom menempatkan uang kertas pecahan 50 ribu won atau sekira Rp623 ribu dalam jumlah yang tidak terhitung ke dalam mesin cuci pada awal 2020.
Seperti diketahui setiap warga kota Ansan akan menghubungi bank sentral negaranya, yakni Bank of Korea apabila memiliki uang kertas yang rusak. Hal itu bertujuan untuk mengetahui apakah uang kertas tersebut dapat ditukar dengan yang baru.
