Pernyataan Wishnutama tersebut menanggapi usulan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, mengenai pentingnya pembangunan infrastruktur untuk Bali Utara. Tujuannya, agar pariwisata di Pulau Bali bisa merata, tidak terpusat di Bali Selatan dan Barat yang sudah padat.
Saat pariwisata bangkit kembali, Bali diharapkan siap menampung para wisatawan. Dengan pariwisata yang tersebar merata, kesejahteraan masyarakat di Bali pun akan lebih merata.
"Bali Utara perlu dibangun secepatnya di sana, perlu tol dan bandara, ketika pariwisata bangkit lagi, Bali bisa menampung wisatawan," kata Hary Tanoesoedibjo.

Kemenparekraf saat ini telah menyusun langkah-langkah untuk menghidupkan pariwisata kembali, menyusul pandemi Covid-19.
Wishnutama memaparkan jalan yang paling cepat untuk menyelamatkan sektor pariwisata adalah membangkitkan pariwisata lokal terlebih dulu.
Wisatawan yang ingin berwisata akan mendapatkan insentif, seperti tiket murah, rapid test disubsidi, begitu juga penginapan yang akan dikerjasamakan agar lebih murah.