Selama pandemi virus corona Covid-19, banyak masyarakat yang semakin sadar dan peduli terhadap pentingnya kebersihan tangan bagi kesehatan tubuh. Alhasil sejumlah upaya dilakukan masyarakat, salah satunya adalah dengan menggunakan sarung tangan saat menaiki transportasi umum.
Meski terlihat aman tapi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (AS) (CDC) belum mengeluarkan rekomendasi serupa tentang sarung tangan. Dokter Penyakit Menular sekaligus Profesor Rekanan Klinis di Stanford University mengatakan tingkat efektifitas sarung tangan dalam mencegah Covid-19 jauh lebih rendah daripada masker.
Beberapa mikroba tidak dapat bertahan dengan baik pada kulit manusia, tapi mereka dapat berkembang dengan baik pada bahan sarung tangan sekali pakai yang biasa digunakan.
“Kekhawatiran saya adalah bahwa orang yang memakai sarung tangan akan memiliki rasa aman palsu yang nyata. Mereka akan merasa lebih santai tentang dua hal penting yang harus dilakukan seperti jaga jarak dan rajin mencuci tangan,” kata Liu, melansir dari SF Chronicle, Rabu (8/7/2020).
