Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Balita di Sragen Meninggal Akibat Kutu Kucing, Kenali Beda Bentolnya dengan Gigitan Nyamuk

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 29 Mei 2020 |13:24 WIB
Balita di Sragen Meninggal Akibat Kutu Kucing, Kenali Beda Bentolnya dengan Gigitan Nyamuk
Ilustrasi (Foto : Wwhealth)
A
A
A

Kasus gigitan kutu kucing menyebabkan kematian terjadi di Sragen, Jawa Tengah. Balita bernama Tsamara Khumaira Mariba dinyatakan meninggal dunia setelah gigitan kutu kucing tersebut berubah menjadi tumor di jari manis tangan kanannya.

Bicara mengenai gigitan kutu kucing, menurut laman Health Line, hasil gigitannya sangat khas. Benjolan bekas gigitan berukuran kecil berwarna merah. Benjolan itu pun biasanya ada tiga atau empat garis lurus. Benjolan yang muncul pun tidak membesar seperti gigitan nyamuk.

Bekas Gigitan Kutu Kucing

Area yang paling banyak digigit kutu kucing adalah sekitar kaki atau pergelangan kaki. Selain itu, area seperti pinggang, ketiak, dada, selangkangan, lipatan siku, dan lulut.

Sementara itu, gigitan nyamuk menyebabkan bekas bentol yang awalnya kecil bisa berubah besar. Area sekitar gigitan sama, yaitu memerah dan terasa gatal. Selain itu, bentol yang muncul di kulit akibat gigitan nyamuk bisa muncul lebih dari satu di sekitaran yang sama.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement