Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sudah 14 Kali Mutasi, Virus Corona di Amerika Beda dengan China

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 06 Mei 2020 |08:52 WIB
Sudah 14 Kali Mutasi, Virus Corona di Amerika Beda dengan China
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

Studi ini belum ditinjau oleh rekan sejawat, tetapi para peneliti mencatat bahwa berita mutasi adalah "keprihatinan mendesak" mengingat lebih dari 100 vaksin dalam proses pengembangan untuk mencegah COVID-19.

Pada awal Maret, para peneliti di China mengatakan mereka menemukan ada dua jenis virus corona yang dapat menyebabkan infeksi di seluruh dunia.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada 3 Maret, para ilmuwan di School of Life Sciences Universitas Peking dan Institut Pasteur Shanghai menemukan, jenis yang lebih agresif dari virus corona baru telah menyumbang sekitar 70% dari strain yang dianalisis, sementara 30% telah dikaitkan dengan tipe kurang agresif.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement