Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Empat Kuil Bersejarah yang Wajib Dikunjungi di Tokyo, Nomor 4 Penuh Kontroversi

Dada Sathilla , Jurnalis-Minggu, 19 April 2020 |14:01 WIB
Empat Kuil Bersejarah yang Wajib Dikunjungi di Tokyo, Nomor 4 Penuh Kontroversi
A
A
A

3. Kuil Meiji

Kuil yang berada persis di belakang stasiun Harajuku ini didedikasikan untuk roh kaisar Meiji dan permaisuri Shoken. Dibangun pada 1920, kuil Meiji sempat hancur saat perang dunia kedua namun segera dibangun sesaat setelah perang usai.

Kuil Meiji adalah salah satu kuil paling populer di Jepang. Pada hari pertama tahun baru, kuil Meiji dikunjungi oleh lebih dari 3 juta pengunjung yang datang untuk melakukan doa pertama di tahun baru (hatsumode). Di sini anda bisa ikut berdoa, mengambil ramalan (omikuji) dan juga membeli jimat.

Kuil Meiji berada di tengah hutan kota yang rimbun dan sangat teduh. Sempatkanlah jalan-jalan disini karena suasananya tenang banget. Anda juga bisa jalan-jalan ke Yoyogi park yang berada tepat di sebelah kuil Meiji.

4. Kuil Yasukuni

Kuil Shinto yang berada di Chiyoda, Tokyo ini dibangun oleh kaisar Meiji pada Juni 1869 untuk memperingati tentara Jepang yang gugur dalam perang di berbagai era, mulai dari perang Boshin hingga perang dunia kedua, termasuk mereka yang dianggap sebagai penjahat perang.

Kuil ini menjadi sangat terkenal karena menciptakan kontroversi yang dimulai dengan kunjungan pemerintah Jepang ke kuil Yasukuni. Beberapa negara tetangga yang pernah dijajah oleh Jepang seperti Korea selatan, Korea Utara, dan Tiongkok menganggapnya sebagai bukti tidak menyesalnya Jepang atas apa yang mereka lakukan pada perang dunia kedua.

(Muhammad Saifullah )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement