Bahkan, Adalja menerangkan, infeksi ini dapat membuat seseorang harus dipotong kakinya atau diamputasi, saking seriusnya kondisi infeksi yang dialami. Hal ini karena genangan banjir mengandung bakteri, virus, kotoran dan parasit yang tinggi, sehingga dapat menginfeksi jika masuk ke mulut, mata atau luka di kulit.
Menurut laporan Health, seorang perempuan di Texas meninggal dunia beberapa hari setelah dia kebanjiran. Perempuan itu diketahui tertular necrotizing fasciitis, atau yang juga dikenal sebagai bakteri pemakan daging.
Karena kasus tersebut, Adalja menyarankan pada semua korban banjir yang memiliki luka di kulit, diminta untuk menutup luka tersebut. "Jangan biarkan luka di kulit Anda terkena air banjir yang kotor. Anda juga harus menjaga luka itu agar tidan semakin parah," sarannya.