JAKARTA dikepung banjir pada Selasa (25/2/2020). Kawasan Tendean, Jakarta Selatan menjadi wilayah yang cukup parah tergenang banjir.
Tidak hanya itu, sepanjang jalan raya Tendean pun menjadi sangat macet dan tak terkendali. Haris, jurnalis salah satu media online, menjelaskan bahwa dirinya terdampak banjir Jakarta.

Ia tidak tahu sebelumnya kalau Tendean, Jakarta banjir, makanya ia tetap menggunakan jalur tersebut untuk menuju Kuningan dari Bintaro.
"Awalnya lancar dari Bintaro sampai Gandaria. Tapi saat masuk ke arah Tendean semuanya nggak terkendali. Macetnya parah banget dan banjir," ceritanya pada Okezone melalui pesan singkat, Selasa (25/2/2020).
Haris pun tetap melanjutkan perjalanan, karena menganggap mungkin akan ada celah untuk bisa mengambil jalan lain dan terbebas dari banjir Tendean. Namun, keputusan itu ternyata keliru. Dia malah terjebak dalam kemacetan yang sangat parah.
Saat mengabarkan kondisi langsung, Haris mengaku sudah setengah jam berada di jalan daerah Bank Muamalat ke arah Tendean, tidak bergerak sama sekali. Malah, disertai dengan hujan ringan yang membuat pakaiannya basah.
Tidak ingin mengambil keputusan yang sama, Haris pun memilih putar balik dan pulang lagi karena kondisi sudah sangat tidak kondusif. "Macetnya parah banget, kendaraan enggak gerak-gerak. Kalau dipaksa juga kata orang-orang banjir malah makin dalam," ceritanya.
Akhirnya Haris pun menyerah dalam keadaan sudah setengah jalan menuju Kuningan, baju, celana dan sepatu yang dikenakan semuanya basah. Mood-nya pun sudah rusak dan dia memilih putar balik untuk pulang.
"Daripada ngambil risiko lebih parah dan emang nggak bisa lewat sama sekali, lebih baik pulang aja. Kondisi motor juga bakal rusak kalau lama-lama kerendam banjir," ungkap Haris.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.