VIRUS korona yang mewabah di China telah menimbulkan ketakutan. Hal itu membuat sebagian warga di sana mengupayakan segala cara agar tidak tertular penyakit yang ditimbulkannya.
Dilansir dari World Of Buzz pada Minggu (16/2/2020), menurut laporan Sin Chew Daily, sanking khawatirnya seorang pria berusia 37 tahun, Xiao Zhang yang bekerja di suatu pabrik benang di Hangzhou, China, telah mengolesi tubuhnya dengan alkohol agar tidak terinfeksi virus korona.
Ya, meskipun pabrik ditutup karena virus korona mewabah, ia masih bekerja setiap hari untuk memperbaiki dan memelihara mesin. Pada 8 Februari 2020, Xiao Zhang melakukan desinfeksi dengan cara mengoleskan alkohol ke kepala, wajah, leher, dan anggota tubuhnya yang lain sebelum pergi ke pabrik.
Lalu saat bekerja di dekat kompor pemanas, pakaian Xiao Zhang terbakar dan dia langsung dilalap api. Kemudian ia dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Ilustrasi. Foto: Istimewa
Setelah diperiksa, dokter mengungkapkan bahwa 15 persen tubuh Xiao Zhang menderita luka bakar tingkat dua hingga tiga. Luka-luka di lehernya yang paling fatal, kemudian saluran pernapasannya juga terbakar.
Dokter segera melakukan trakeotomi dan intubasi pada Xiao Zhang, di mana sayatan dibuat di leher untuk membuka jalan napas langsung ke trakea.
"Jika Anda tidak membuat sayatan, muntah akan terjadi dalam waktu 24 jam, dan pasien mungkin berisiko," kata dokter.

Ilustrasi. Foto: Okezone
Lebih lanjut Xiao Zhang sekarang kesulitan menggunakan tangannya karena luka bakar yang sangat serius. Dia mungkin juga memerlukan perawatan rehabilitasi setelah operasi dan beberapa cangkok kulit.