Beberapa saran yang ia terima termasuk menggunakan ASI, thyme, dan elderberry, yang semuanya tidak direkomendasikan oleh dokter untuk mengobati influenza, yang menyebabkan 12.000 hingga 30.000 kematian di AS antara 1 Oktober dan 1 Februari, menurut pendahuluan perkiraan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
Anggota grup Facebook lain menyarankan ibu meletakkan irisan kentang dan mentimun di kepala anak itu, laporan Colorado Times Recorder. Tapi, setelah adanya laporan, unggahan tersebut telah dihapus dari halaman, lapor surat kabar itu.
Kedua outlet tidak mengidentifikasi anak yang meninggal, tetapi halaman GoFundMe mengidentifikasi anak itu bernama Najee. Dia tinggal di Pueblo, lapor KCNC.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah menyumbangkan uang untuk Najee!” tulis si ibu dalam laman GoFundMe yang dibagikan pada Kamis lalu.
“Adalah kesedihan saya yang terdalam untuk memberi tahu Anda yang belum tahu bahwa putra saya telah meninggal dunia. Saya dan semua orang yang mencintai Najee sangat sedih."
Halaman itu masih aktif pada Jumat sore dan telah menghasilkan lebih dari USD9.000 atau Rp123 jutaan dari target USD10.000 atau Rp136,4 juta.