Dengan orangtua sering memakai bahasa daerah di rumah secara tidak langsung dapat mengajarkan anak dan lambat laun anak pun akan mengerti. Lain halnya jika ada orangtua yang dalam kesehariannya tidak berbahasa daerah, tapi menuntut anak agar bisa berbahasa daerah maka akan mempengaruhi psikis anak itu sendiri.
Sani Budiantini Hermawan, Psikolog Anak dan Keluarga mengatakan, semua yang dipaksa itu pasti tidak membuat anak nyaman dan terkadang anak zaman sekarang semakin dipaksa semakin tidak mau. Itu akan berakibat pada hubungan antara orangtua dan anak.
Lebih baik orangtua yang memang mau mengajarkan anaknya bisa dengan membiasakan memakai bahasa daerah di rumah. Kemudian menjelaskan kepada anak manfaat mengerti bahasa daerah. Misalnya, saat pulang ke kampung halaman bisa mengobrol dengan orang-orang di daerahnya.
Terkait usia yang tepat untuk mulai mengajarkan anak bahasa daerah ialah tergantung pada ketertarikan mereka. Jika di bangku SD atau SMP anak Anda sudah tertarik, Anda bisa mulai mengajarkannya.
"Jadi, sebagai orangtua harus peka terhadap ketertarikan anak atau minat anak. Kalau terlalu kecil sudah diajarkan bahasa daerah ditakutkan anak nantinya akan bingung. Menurut saya, mungkin bisa dimulai dari SD itu juga kalau anak berminat jika tidak mau, ya tidak usah," ujarnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.