Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Haruskah Anak Mengerti dan Bisa Bahasa Daerah Orangtua?

Nada Husna , Jurnalis-Minggu, 09 Februari 2020 |15:40 WIB
Haruskah Anak Mengerti dan Bisa Bahasa Daerah Orangtua?
Ilustrasi (Foto : Parenting)
A
A
A

Indonesia adalah negara yang memiliki beragam kurang lebih 300 suku. Karenanya, Sebagian masyarakat Indonesia saat berkomunikasi di aktivitas sehari-hari setidaknya memakai dua bahasa atau lebih, bahasa Indonesia dan bahasa lokal mereka. Secara keseluruhan terdapat lebih dari 300 bahasa daerah. Namun, di zaman yang kian modern ini tampaknya anak tidak terlalu menguasai bahasa daerah.

Anak mungkin justru pandai berbahasa asing atau hanya bisa berbahasa Indonesia. Sedangkan kedua orangtuanya lahir dan besar di salah satu daerah di Indonesia.

Hal tersebut biasanya terjadi bagi orangtua yang mungkin pergi merantau ke ibu kota dan membesarkan anaknya di sana. Dari kasus itu, sebenarnya haruskah anak memahami bahasa daerah dari Ibu-Bapaknya?

"Sebenarnya bahasa daerah tidak wajib seperti kebutuhan bahasa internasional. Tapi bahasa daerah itu merupakan tambahan yang intinya memperkuat darimana mereka berasal. Misalnya orangtuanya dari Medan, ketika anak bisa bahasanya akan memperkuat identitas dirinya sebagai orang Medan. Zaman sekarang itu anak lebih pada kebutuhan memakai bahasa Inggris, China, dan sebagainya," kata Sani Budiantini Hermawan, Psikolog Anak dan Keluarga.

Ibu dan Anak

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement