Bahkan, penelitian telah menunjukkan orang bisa memiliki chronotype yang berbeda-beda. Chronotype adalah preferensi bawaan tubuh Anda pada jenis siklus tidur Anda. Jika Anda mengubah waktu tidur 30 menit agar lebih dekat dengan chronotype Anda, maka kemungkinan besar Anda akan tertidur lebih cepat, tidur nyenyak lebih cepat dan merasa lebih mudah untuk bangun.
Ketika Anda mengubah pola tidur Anda secara bertentangan dengan chronotype Anda, seperti tidur di atas pukul 23.00, Anda kemungkinan tidak akan mendapatkan manfaat sama sekali. Jika Anda mengalami kurang tidur, bahkan perubahan kecil dalam waktu tidur Anda dapat membuat perbedaan besar.
Misalnya, jika Anda membutuhkan 7 jam tidur malam hari dan Anda hanya mendapatkan sekira 6 jam, maka memindahkan waktu tidur Anda lebih awal, serta menjaga waktu tidur Anda secara konsisten. Tentunya hal ini akan memiliki efek besar bagi kekebalan tubuh Anda.
Saat ini diprediksi banyak orang yang telah mengalami kekurangan tidur. Sudah saatnya Anda mengganti jadwal tidur agar dapat merasakan manfaatnya.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.