Sebagai bagian dari kebijakan menurunkan usia dewasa, revisi diterapkan pada lebih dari 20 undang-undang, termasuk undang-undang tentang kewarganegaraan dan kualifikasi profesional tertentu seperti menjadi akuntan sewaan.

Anggota Partai Liberal Demokrat yang berkuasa mengatakan penurunan usia dewasa akan membantu menyegarkan kembali masyarakat Jepang yang sebagian besar menua dengan tingkat kelahiran yang menurun.
Meski usia dewasa akan diturunkan, beberapa undang-undang akan tetap sama setelah 2022. Anak muda berusia 18 tahun di Jepang masih dilarang minum alkohol, merokok, berjudi, dan mengadopsi anak: mereka masih harus menunggu sampai usia mereka 20 tahun.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.