Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Akbar Dampingi Anak Penyandang Kanker Hingga Berpulang

Tiara Putri , Jurnalis-Senin, 13 Januari 2020 |01:00 WIB
Cerita Akbar Dampingi Anak Penyandang Kanker Hingga Berpulang
Ilustrasi (Foto : Verywell)
A
A
A

Dirinya juga merasa bersyukur yayasan tempatnya bernaung memiliki program sesi kedukaan. Melalui program tersebut, para kakak pendamping yang adik dampingannya berpulang akan dikumpulkan dan dipertemukan dengan psikiater untuk membantu menangani masalah mental. Dengan begitu, mereka bisa lebih mudah menerima kepergian adik dampingannya.

Setiap adik dampingannya selalu berkesan bagi Akbar. Namun ada satu adik yang sangat ia kenang. Saat adik tersebut berpulang, butuh waktu setahun bagi dirinya untuk pulih.

Yayasan Pita Kuning

Akbar bercerita awalnya adik berusia 15 tahun itu sulit untuk didekati karena sangat tertutup dan kurang kooperatif. Adik tersebut mengidap kanker kelenjar getah bening stadium 4 yang menyebabkan sebaran penyakitnya sudah sampai ke cairan otak dan ada riwayat kejang beberapa kali. Saat pertama kalinya mengunjungi adik tersebut, memang ada jarak dan batasan namun berhasil diatasi.

Namun hal itu tak menyurutkan langkah Akbar untuk mendampingi anak tersebut. Bila kakak pendamping lainnya hanya sanggup melakukan 2 kali kunjungan dan langsung meminta pergantian, lain cerita dengan dirinya. Ia bisa melakukan 10 kali kunjungan dari yang seharusnya 12 kunjungan di Rumah Sakit Kanker Dharmais.

"Pada minggu-minggu terakhir sebelum berpulang, ia sudah 3 kali kejang dan tidak sadarkan diri, bahkan namanya sudah masuk dalam daftar anak dan keluarga yang akan dikunjungi psikolog. Dua hari sebelum koma atau tepatnya lima hari sebelum meninggal, Almarhum sempat bilang sudah enggak kuat dan bertanya apakah saya marah kalau dia menyerah," ujar Akbar.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement