Para ilmuwan telah mempelajari efek puasa harian terhadap kesehatan manusia. Kabarnya menjadwalkan waktu makan 10 jam setiap harinya akan memberikan banyak manfaat positif bagi kehidupan manusia. Cara ini disebut dengan makan terbatas waktu yang sistemnya mirip dengan puasa intermiten.
Saat ini cara makan terbatas waktu sedang populer untuk dilakukan. Mereka melakukan cara ini untuk menurunkan berat badan atau meningkatkan kesehatan. Setelah waktu makan selesai, maka seseorang tidak akan makan lagi. Ini seperti diet sederhana yang meniru puasa yang bisa dilakukan selama sehari, seminggu atau berbulan-bulan.

Cara ini akan membatasi seseorang untuk mengonsumsi seluruh kalori hariannya pada batas waktu yang sangat sempit. Contohnya batas makan seseorang dimulai pukul 08.00 hingga 18.00. Jika cara ini diterapkan setiap hari maka dapat memperlebar periode di mana organ visceral utama pada tubuh masuk dalam kondisi istirahat dan pemulihan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan yang tidak menentu, kerja shift dan kebiasaan modern seperti sarapan pagi dan makan siang serta camilan tengah malam dapat berkontribusi pada obesitas, diabetes dan serangan jantung. Hal ini diungkapkan oleh seorang Ahli Biologi di Salk Institute for Biological Studies di California, Satchidananda Panda.