Djaduk Ferianto malahan sering bolak-balik dari Yogyakarta ke Jakarta, untuk mempersembahkan karya seninya di panggung yang megah. Dia rela walau harus naik bus atau transportasi udara, yang penting sampai di ibu kota.
Misalnya saja dalam satu pertunjukannya, menggandeng Komunitas Kuaetnika yang didirikan Djaduk Ferianto. Di Taman Ismail Marzuki, Djaduk Ferianto main musik etnik yang digabungkan dengan unsur modern.

Dari Yogyakarta, Djaduk Ferianto membawa rombongan grup musiknya naik bus. Kemudian menginap beberapa hari di hotel terdekat demi kesuksesan acara.
"Saya sakit tidak masalah, yang penting masih bisa berkarya. Seperti sekarang, saya naik bus dari Yogyakarta buat manggung di sini," tuturnya.