Diduga akibat mengisap vape seorang remaja berusia 17 tahun asal Malaysia harus dirawat intensif di RS setelah mengalami kerusakan serius pada paru-parunya. Spekulasi ini menjadi perhatian publik karena sebelumnya vape telah dikaitkan dengan kemunculan penyakit yang berhubungan dengan paru-paru.
Penyakit paru-paru tersebut awalnya dinilai misterius karena muncul mendadak dan mewabah di beberapa negara bagian di Amerika Serikat. Bahkan telah jatuh korban jiwa akibat mengisap vape. Kasus-kasus ini secara ekslusif terjadi di AS dan terkait dengan liquid yang digunakan para remaja pengguna vape, yang mana liquid tersebut memiliki kandungan zat seperti THC.
THC merupakan senyawa aktif yang biasanya terdapat pada tanaman cannabis atau lebih dikenal ganja. Padahal, vape seringkali diklaim lebih aman dibandingkan rokok konvensional.
Kendati demikian, spekulasi penyakit yang diderita sang remaja akibat kebiasaannya mengisap Vape dibantah oleh dr Ismuni, Direktur Rumah Sakit Labuan. Dia mengatakan bahwa remaja tersebut dirawat karena penyakit asma dan membutuhkan bantuan pernapasan.