Selanjutnya si netizen coba membagikan beberapa informasi tambahan mengenai instalasi seni tersebut. Mulai dari barang yang dijual di area instalasi hingga beberapa potret detil karya seni yang ditempatkan di angkringan tersebut.
Mengetahui hal ini, banyak netizen yang masih terjebak dengan keterangan pertama. Selain itu beberapa netizen lainnya bahkan menilai adanya angkringan tersebut malah membuat suasana kota menjadi terlihat kumuh.
"Orang Jepang harus merasakan nikmatnya sate kulit dan susu jahe," kata @rickysyafaadin.
"Mantap nih hahaha tapi sekaligus kok agak aneh, yak. Jadi nggak sedap dipandang jadinya kalau dj Tokyo ada gituan," ungkap @ponda____.
"Sepemikiran! Apa nggak terlihat kumuh, ya, dengan adanya tenda-tenda tersebut," tulis @mynameistoni_.
"Yang komentar bilang ini pameran bukan jualan tetap, mengarahnya lebih menghujat daripada memberi masukan yang konstruktif biar adminnya semakin teliti membagikan informasi," tegas @Abrahammahan.
Well, sekali lagi angkringan nasi kucing ini hanya pameran semata, ya, tidak benar-benar ada warung angkringan di tengah jalanan Tokyo, Jepang.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.