Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Restoran di Jepang Gunakan Kaldu Berusia 65 Tahun, Amankah Dikonsumsi?

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Minggu, 13 Oktober 2019 |10:17 WIB
Restoran di Jepang Gunakan Kaldu Berusia 65 Tahun, Amankah Dikonsumsi?
Ilustrasi oden (Foto: Nippon)
A
A
A

Ada banyak cara untuk membuat cita rasa masakan menjadi lezat dan menggugah selera. Sebuah restoran legendaris asal Jepang, memilih memakai kaldu yang diawetkan dari tahun 1945.

Meski terdengar sedikit menjijikkan, jangan salah, justru resep kaldu inilah yang membuat restoran mereka laris hingga saat ini.

 Oden di Jepang

Adalah Otafuku, restoran berbasis di Kota Tokyo, Jepang ini memang telah lama dikenal sebagai salah satu ikon kuliner di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara. Lantas, menu apa yang menjadi andalan di restoran ini?

Dilansir Okezone dari Odditycentral, Minggu (13/10/2019), Otafuku menyuguhkan olahan sup tradisional khas Jepang yang terdiri dari beberapa potongan sayuran segar, telur, tahu, daging hiu, sapi, bakso ikan, dan lidah ikan paus. Namun rahasia utama kelezatan hidangan ini terletak pada kaldunya yang sangat gurih.

Oden di Jepang

Sensasi rasa gurih itu muncul karena kaldu yang mereka gunakan tidak pernah berganti sejak tahun 1945. Mereka selalu memanaskan ulang kaldu oden untuk digunakan pada keesokan harinya. Teknik yang digunakan terbilang unik. Kaldu sup akan dikeluarkan dari panci tembaga dan disaring untuk menjaga kualitasnya.

Setelah panci dibersihkan, kaldu akan dimasukkan kembali dan ditutup semalaman di suhu ruang. Menjelang pagi, kaldu dipanaskan lagi dengan menambahkan bahan-bahan segar dan airnya juga ditambahkan sesuai dengan kebutuhan.

Oden di Jepang

Metode untuk kaldu ini rupanya terbukti ampuh memperlezat cita rasa sup. Otafuku selalu ramai dikunjungi oleh penduduk lokal maupun wisatawan mancanegara. Sebetulnya, banyak sekali restoran oden di Jepang yang turut mengaplikasikan teknik pengawetan seperti Otafuku. Namun belum ada yang bisa menyaingi rekor mereka yakni, 65 tahun.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement