Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kratom, Tumbuhan Herbal asal Indonesia yang Jadi Narkoba di Amerika

Tiara Putri , Jurnalis-Rabu, 09 Oktober 2019 |10:06 WIB
Kratom, Tumbuhan Herbal asal Indonesia yang Jadi Narkoba di Amerika
Kratom. (Foto: AFP)
A
A
A

MASIH banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan obat-obatan herbal untuk mengatasi suatu penyakit. Salah satunya adalah kratom yang merupakan pohon cemara tropis dan memiliki daun sejenis kopi.

Tanaman herbal ini banyak digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit dan pengganti opioid. Kratom memiliki nama latin Mitragyna speciosa. Tanaman ini tumbuh di Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Papua Nugini.

Tapi beberapa waktu lalu Badan Narkotika Nasional (BNN) mempertimbangkan untuk memasukkan kratom sebagai obat-obatan Golongan I. BNN meminta Kementerian Kesehatan mengklasifikasikan kratom sebagai psikotropika, di golongan yang sama seperti heroin dan kokain.

Kinerjanya sama seperti morfin sehingga membuat kratom menjadi obat herbal yang populer.

Pasalnya, daun kratom mengandung senyawa yang dapat mengubah pikiran hingga memengaruhi reseptor otak. Kinerjanya sama seperti morfin sehingga membuat kratom menjadi obat herbal yang populer. Bahkan, kratom dikatakan memiliki bahaya sepuluh kali lipat dari kokain atau ganja.

Bukan hanya di Indonesia, Amerika Serikat lewat Drug Enforcement Administration pun melihat kratom sebagai salah satu obat-obatan yang cukup berbahaya. Bahkan, pada 2016, lembaga tersebut mengusulkan kratom menjadi obat-obatan di golongan yang sama dengan heroin, LSD dan MDMA.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement