Jarak ideal antara satu anak dengan anak selanjutnya, yang ditetapkan tiga tahun ini bukanlah tanpa sebab. Ditinjau dari segi kesehatan, dituturkan oleh Dwi Listyawardani, selaku Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, jarak kelahiran antara anak itu jadi salah satu faktor yang menentukan kualitas anak.

“Anak dengan gizi buruk itu dipengaruhi kelahiran, karena penelitian menujukkan, jarak kelahiran sangat menentukan kualitas anak. Ada kaitannya dengan neurodevelopment, syaraf otak dan kesehatan mental,” jelas Dani.