Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Menteri Susi Pudjiastuti Ngupil, Amankah bagi Kesehatan?

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 06 September 2019 |07:01 WIB
Viral Menteri Susi Pudjiastuti <i>Ngupil</i>, Amankah bagi Kesehatan?
Menteri Susi Pudjiastuti saat mengupil di Gedung DPR (Foto: susipudjiastuti/Twitter)
A
A
A

“Saat Anda mengupil, kuku menyebabkan lecet halus pada rongga dalam hidung. Lecet tersebut menyebabkan celah pada kulit yang bisa menjadi pintu bagi bakteri berbahaya penyebab infeksi dalam hidung,” lanjut dr. Sonpal.

Dokter Sonpal menambahkan sebuah penelitian di Universitas Cambridge menemukan orang gemar mengupil secara signifikan lebih berpotensi mengalami Staphylococcus Aureus. Bakteri ini merupakan penyebab utama infeksi kulit dan jaringan lunak.

 Anak-anak memasukkan jari ke hidung

Tak hanya infeksi bakteri, beberapa risiko lain yang ditimbulkan dari kebiasaan mengupil adalah mimisan (pendarahan hidung) yang biasanya dialami oleh anak-anak. Pembuluh darah halus yang dimiliki oleh anak menjadi salah satu alasan utama mengapa hal ini bisa terjadi.

“Pengambilan kotoran dapan merusak pembuluh darah sementara kuku yang menggaruk dapat menyebabkan luka pada saluran hidung,” sambungnya.

Pada kasus tertentu ada risiko yang paling buruk yakni kerusakan septum yang merupakan tulang rawan yang berada di tengah hidung. Tulang ini memisahkan antara lubang hidung kiri dan kanan.

“Jika Anda mengupil secara konsisten makan akan merusak septum atau bisa membuatnya berlubang. Ini bisa menimbulkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan seperti pembentukkan kerak di sekitar hidung dan suara siulan saat Anda bernapas,” terang dr. Sonpal.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement