Menurut dr Win, kebanyakan dokter gizi klinik merekomendasikan pasien yang ingin menurunkan berat badan untuk melakukan olahraga endurance yang low impact. Olahraga tersebut memanfaatkan lemak menjadi sumber energi dan memperbesar massa otot.

Oleh karenanya dapat membantu penurunan berat badan. Tapi ternyata ada yang tidak cocok melakukan hal itu lantaran pengaruh gen.
“Banyak yang mengatakan sudah mengikuti aturan untuk berolahraga tapi ternyata berat badannya tak kunjung turun. Ternyata jenis olahraganya salah, enggak sesuai dengan karakteristik gen. Tes nutrigenomik bisa membantu menentukan jenis olahraga, jadi lebih efektif,” pungkas dr Win.
(Helmi Ade Saputra)