Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengulas Patung Bambu Dewi Sri, Ikon Wisata di Desa Jatiluwih, Bali

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Rabu, 24 Juli 2019 |21:49 WIB
Mengulas Patung Bambu Dewi Sri, Ikon Wisata di Desa Jatiluwih, Bali
Patung Dewi Sri di Bali (Foto: Instagram )
A
A
A

PRO dan kontra instalasi bambu Getah Getih yang diinisiasi oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berhasil menarik perhatian sejumlah kalangan. Bahkan, instalasi senilai Rp550 juta itu sempat dibanding-bandingkan dengan Patung Dewi Sri yang terletak di Jatiluwih, Tabanan, Bali.

Pada hakikatnya, nilai seni memang tidak bisa dihidung dari anggaran atau biaya yang dikeluarkan untuk membuat karya itu sendiri. Sejumlah netizen pun sepakat dengan pola pikir tersebut. Namun, kemunculan Patung Dewi Sri di Desa Jatiluwih, Bali justru membuka perspektif baru di tengah masyarakat bahwa, industri seni Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan lebih jauh.

Tidak ada yang menyangka, Patung Dewi Sri karya I Gusti Ngurah Udianata hanya menelan biaya Rp25 juta. Proses pembuatannya pun terbilang cepat, hanya memakan waktu sekitar 1,5 bulan dengan menggunakan sekitar 500 batang bambu.

Patung bambu Dewi Sri

Kepada Okezone, Manager Operasional Daya Tarik Wisata Jatiluwih, I Nengah Sutirtayasa, mengatakan patung tersebut sebetulnya sudah jadi pada awal Juli lalu.

"Patung Dewi Sri itu sengaja kami buat sebagai ikon Jatiluwih Festival yang akan berlangsung pada 20-22 September mendatang. Lokasi patungnya sendiri berada di tengah objek wisata atau center point DTW dengan latar belakang terasering sawah yang eksotis," tutur I Nengah Sutirtayasa, saat dihubungi via sambungan telepon, Rabu (24/7/2019).

Sutirtayasa mengatakan, pemilihan Patung Dewi Sri juga tidak terlepas dari filosofi dan konsep festival yang mereka usung. Seperti diketahui, menurut kepercayaan Hindu, Dewi Sri dikenal sebagai dewi kesuburan di Pulau Jawa dan Bali.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement