Di luar soal kekacauan, CNN menambahkan bahwa di Jepang, makanan itu dimaksudkan untuk sepenuhnya dinikmati dan dihargai, sesuatu yang banyak orang yakini tidak mungkin dilakukan saat mereka bergerak sembari melakukan sesuatu.
Namun hal ini dibantah oleh Norikazu Takahashi, Presiden asosiasi Komachi Store. Ia menegaskan bahwa itu hanyalah saran yang diikuti pengunjung.
"Kita tidak bisa melarang tindakan makan sambil berjalan, karena ini adalah salah satu cara untuk menikmati tamasya. Kami ingin menjadikan jalan ini tempat di mana wisatawan dan penghuni bisa merasa nyaman,” ujar Norikazu kepada Japan Times.
Untuk peraturan dilarang makan sambil berjalan di Jepang ini sendiri sebetulnya bukan hanya diberlakukan di kota Kamakura. Tetapi juga sudah diberlakukan di Nishiki Market, Kyoto, sekira sejak Oktober lalu.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.