Kondisi ini dia alami karena keterbatasan ekonomi keluarganya. Dia sendiri yang mau untuk melakukan hal tersebut agar tetap bisa bersekolah dan sedikit membantu kedua orangtuanya.
Erwin bersekolah di Madrasah Ibtidaiah (MI) Al Muttaqin Desa Cinta Negara Kecamatan Cisurupan, Garut, Jawa Barat. Orangtua dia merantau di luar kota dan itu kenapa akhirnya juga dia mau memikul gerobak bakso tahu dan siomainya ke sekolah. Dia mengaku tak pernah malu melakukan hal tersebut.
"Mau membantu meringankan beban orangtua," kata Erwin dalam keterangan tersebut.
Meski berjualan, Erwin mengaku tak pernah bolos sekolah. Dia sadar betul, apa yang dia perjuangkan itu dari hasil keringatnya sendiri dan dia tak pernah mau menghambur-hamurkan rezeki untuk hal yang tidak penting. Erwin berjualan saat waktu istirahat sekolah.
Untuk upah yang didapat, Erwin menjelaskan kalau dirinya hanya mendapat jatah 30 persen dari setiap penghasilan yang didapatkan. Ini karena gerobak siomai dan bakso tahunya bukan miliknya sendiri. Ada mandornya.
