
Reaksi tersebut tidak dibenarkan oleh Arrundina. Seharusnya orang yang mendengar spoiler menegur orang yang memberikan bocoran jalan cerita secara baik-baik. Tujuannya agar saling menghargai hal-hal yang dianggap penting oleh orang lain.
"Ingat, reaksi marah yang berlebihan malah tidak baik karena bersifat merusak dan merugikan diri sendiri juga," imbuh Arrundina.
Selain itu, masih ada cara yang bisa dilakukan guna menghindari spoiler dari orang lain. Mulai dari mengendalikan diri sendiri dengan tidak membuka media sosial atau menghindari percakapan yang berkaitan dengan film tersebut. Sebab, mau tidak mau, suka tidak suka, pasti akan ada beberapa orang yang iseng atau mencari kesempatan untuk menampilkan diri dengan membocorkan jalan cerita film.
"Perilaku semacam itu engga sepenuhnya bisa kita kontrol," pungkas Arrundina.
(Helmi Ade Saputra)