Advertisement
Advertisement

Hati-Hati saat Berkebun, Penyakit Kulit Mengerikan Ini Bisa Mengancam Anda

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Selasa, 23 April 2019 |17:00 WIB
Hati-Hati saat Berkebun, Penyakit Kulit Mengerikan Ini Bisa Mengancam Anda
Bercocok Tanam di Kebun (Foto: Vt.com)
A
A
A

Biopsi pun dilakukan untuk menentukan penyebab utama infeksi. Begitu sampai di lab, sampel kulit pria itu mulai menumbuhkan jamur. Jamur ini kemudian dideteksi sebagai Sporotrix Schenckii atau biasa dikenal sebagai Penyakit Gardener. Menurut CDC jamur ini hidup di seluruh dunia dalam tanah dan pada tanaman seperti lumut sphagnum, semak mawar dan jerami.

Orang bisa terkena sporotrichosis dengan bersentuhan dengan spora jamur di lingkungan terbuka. Infeksi kulit adalah bentuk infeksi yang paling umum. Hal ini bisa terjadi ketika jamur memasuki kulit melalui luka kecil atau kerokan. Biasanya setelah menangangi bahan tanaman yang terkontaminasi. Beberapa kasus sporotrichosis telah dikaitkan dengan goresan atau gigitan hewan terutama kucing.

"Infeksi biasanya melibatkan kulit dan jaringan subkutan dan terjadi dari inokulasi jamur dari tanaman dan tanah melalui kulit," ucap dr. Jinglin, sebagaimana dilansir dari VT, Senin (22/4/2019).

Meskipun tidak umum, namun dokter mengatakan penyakit ini dapat mempengaruhi orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah syukurlah, dalam kasus ini, tim dr. Jinglin dapat mengobati pria itu dengan obat anti-jamur, dan dalam waktu empat bulan luka ruam dan berkerak tersebut telah sembuh.

 

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement