Berlanjut ke soal jenis, mungkin masih banyak orang awam yang beranggapan bahwa tindak penindasan itu mengacu pada kekerasan fisik semata. Padahal, seperti dijelaskan Dita, hal ini bisa juga terjadi secara psikis, yakni penindasan yang membuat korban mengalami apa yang dinamakan trauma, ketakutan, depresi, cemas, hingga stres.
Dengan gamblang Dita memberikan contoh tindak bully secara psikis, misalnya mengintimidasi orang tanpa kontak fisik, bisa dari kontak mata, ancaman, pengucilan, menyebarkan fitnah, dan masih banyak lagi yang lainnya. Untuk tindak bully psikis ini, sayangnya disebutkan masih banyak korban yang tidak sadar tidak mengetahui dirinya tengah ditindas, sebab memang tidak ada bukti nyata luka di fisik yang bisa dilihat kasat mata.
Baca Juga:
Ifan "Seventeen" Unggah Foto Audrey Tanpa Disensor, Kak Seto: Sangat Tidak Dibenarkan