
dr Jeffry menjelaskan, kanker tumbuh secara perlahanm, meski pada awalnya kekebalan tubuh manusia dapat membasmi sel kanker sebelum berkembang lebih lanjut. Seiring waktu, sel kanker bertumbuh makin cepat hingga kekebalan tubuh tidak dapat lagi mengimbangi pertumbuhan kanker.
"Beberapa jenis kanker juga memiliki mekanisme untuk menghancurkan sel limfosit T," tambahnya.
Disebutkan pula ada beberapa macam metoda imunoterapi, yaitu Checkpoint Inhibitors, Cytokine Induced Killer Cell (CIK), dan Vaksin.
Baca Juga : Potret Messya Iskandar dalam Balutan Super Minim, Awas Gak Kuat Iman!
Spesialis Onkologi Medik Dr dr Andhika Rachman, Sp.PD-KHOM dari FKUI/RSCM, Jakarta menambahkan, para dokter telah menggunakan obat ini untuk pasien kanker pankreas, kanker payudara, kanker empedu, hingga kanker kepala dan leher. salah satu jenis yang dipakai adalah anti PD-1 biasa diberikannya pada pasien dengan status performa fisik yang kurang baik.