ANGKA kasus kanker paru di Indonesia terhitung cukup tinggi. Terlebih masih banyak masyarakat yang menjadi perokok, baik aktif maupun pasif. Rokok adalah salah satu penyebab utama seseorang terkena kanker paru.
Kanker paru pada tahap awal sangat sulit untuk dideteksi karena tidak mengeluarkan gejala. Biasanya, seseorang baru ketahuan mengidap penyakit tersebut jika sudah berada di tahap lanjut. Maka pengobatannya pun cukup sulit dilakukan. Selama ini pengobatan untuk kanker paru sama seperti kanker pada umumnya yaitu kemoterapi.
Kabar baiknya, telah ditemukan terapi baru untuk pengobatan kanker paru yaitu imunoterapi. Melansir dari Independent, Selasa (10/10/2017), terapi imunoterapi adalah pemberian obat kepada pasien untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga bisa melawan tumor. Obat yang disebut pembrolizumab ini telah bisa diresepkan dokter untuk pasien kanker paru stadium lanjut yang telah menerima kemoterapi.
Dengan melakukan terapi ini, pasien bisa bertahan hidup lebih lama. Angka kesintasan pasien yang menjalani terapi ini diperkirakan 8-12 bulan. Hal itu dikarenakan terapi imunoterapi menghambat interaksi antara sel T dengan tumor sehingga sel kanker bisa dideteksi dan dibasmi oleh sel T. Sekadar informasi, jika sel T dan tumor berinteraksi, maka sebuah protein di tumor yang disebut PD-L1 dapat melumpuhkan sel T sehingga sel-sel imun tidak dapat mengenali dan membunuh sel kanker.
Dijelaskan dokter spesialis paru dari RSUP Persahatabatan, dr. Sita Laksmi Andarini, Sp.P(K), Ph.D, terapi imunoterapi memperkuat sel-sel imun untuk membasmi sel-sel kanker. Hanya saja, terapi ini baru bisa diberikan setelah kemoterapi tidak berhasil. Sebelum menjalani terapi ini, pasien pun harus menjalani tes PD-L1. "Jika pasien memberikan reaksi pada tes tersebut, maka terapi imunoterapi baru bisa dilakukan," ungkap dr Sita saat ditemui dalam temu media beberapa waktu lalu.
Dalam pemberiannya, terapi imunoterapi berlangsung tiga minggu sekali selama enam siklus. Setiap enam siklus, terapi ini akan dievaluasi. Apabila hasil yang ditunjukkan baik, maka terapi bisa diteruskan.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.