Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Anda Tidak Perlu Melakukan Peregangan Sebelum dan Sesudah Lari

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Senin, 08 April 2019 |12:45 WIB
Alasan Anda Tidak Perlu Melakukan Peregangan Sebelum dan Sesudah Lari
Lari Marathon (Foto: Getty Image)
A
A
A

Melenturkan badan sebelum berolahraga dan melakukan peregangan setelahnya mungkin tampak masuk akal, tetapi ada beberapa cara lain yang tidak biasa untuk meningkatkan performa Anda. Mereka bisa dilihat di jalanan kota dan taman-taman di seluruh dunia, secara agresif mencondongkan badan pada pohon atau menyangga kaki mereka di bangku.

Tampaknya sebagian besar pelari suka melakukan peregangan. Tapi, apakah peregangan sebaiknya dilakukan sebelum atau setelah berlari, masih jadi bahan perdebatan hangat di kalangan pelari. Beberapa pelari percaya bahwa peregangan adalah cara terbaik untuk menghangatkan otot-otot yang dingin, sementara yang lain bersikeras melakukan peregangan setelah otot-otot tersebut panas memberikan manfaat terbesar.

Tetapi bisa jadi mereka semua salah, jika analisis terbaru dalam sains di balik olahraga lari bisa dipercaya. Semua gerakan peregangan itu mungkin tidak berdampak pada performa berlari sama sekali.

Sekelompok ilmuwan di Universitas California, Santa Barbara menyusun serangkaian "aturan untuk berlari" setelah menganalisis 70 studi tentang berlari dan performa. Melalui proses yang disebut "sintetis saintifik", mereka membuat kiat-kiat bagi para pelari untuk meningkatkan performa mereka.

Baca juga :

"Sebagian temuan kami sungguh mengejutkan, dan lainnya mengkonfirmasi apa yang sudah diketahui banyak pelari," kata Chris Lortie, seorang ahli biologi yang memimpin analisis sekaligus seorang pelari amatir.

 "Tapi kami tidak berusaha mengatakan bahwa inilah bagaimana orang-orang harus berlatih."

"Semua orang perlu memikirkan tujuan mereka masing-masing, apa yang mereka ingin capai dan menerapkan apa yang cocok bagi mereka. Orang-orang berlari untuk berbagai alasan — beberapa melakukannya agar tetap bugar, yang lain ingin memenangkan medali, dan beberapa melakukannya hanya karena ingin keluar rumah."

Olahraga lari semakin populer dalam beberapa tahun belakangan ini, dengan acara-acara seperti London Marathon dan New York City Marathon menembus rekor jumlah peserta. Hampir 18,3 juta orang ikut serta dalam lomba lari terorganisir di AS pada 2017, sementara acara-acara lari sosial seperti Parkruns di Inggris kini menarik lebih dari tiga juta peserta.

Akan tetapi, tidak banyak dari orang-orang ini yang mampu membayar pelatih atau nasihat pelatihan yang mahal. Alih-alih, mereka mengandalkan informasi dari majalah dan internet. "Inilah yang membuat saya memutuskan untuk menerapkan cara analisis yang saya gunakan untuk masalah ekologi besar, seperti dampak perubahan iklim, pada olahraga lari," kata Lortie.

Kisah Suami yang Jatuh Cinta dengan Kekasih Istrinya, Ketiganya Hidup Bersama!

Lakukan pendinginan untuk meningkatkan ketahanan

Bagi kebanyakan pelari, saran untuk melakukan pendinginan sebelum berlari terdengar tidak masuk akal. Pengetahuan yang umum ialah lebih baik melakukan pemanasan terlebih dahulu untuk mengurangi risiko cedera dan membuat otot Anda bekerja pada tingkat yang optimal.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement