KEHENINGAN malam mendadak pecah saat suara dua orang pria terdengar saling bersahutan dari depan teras. Pukul setengah satu dini hari tadi, Senin (1/4/2019), langit memang sedang indah-indahnya. Hamparan bintang dan semburat sinar bulan yang memantul di atas permukaan laut terlihat begitu memesona.
Momen inilah yang tengah diperbincangkan Dody Wiraseto dan Fachruddin Abdullah (Oeday), dua orang fotografer handal yang ku juluki sang pemburu bintang. Sejak menginjakkan kaki di Tanjung Lesung, mereka sudah berencana mengabdikan gugusan bimasakti jikalau cuaca bersahabat.
Lokasi yang mereka pilih kali ini bukan sembarang tempat, melainkan sebuah pantai yang berada di kawasan Tanjung Lesung Resort, tempat di mana para personel group band Seventeen dan pengunjung lainnya terhantam ombak tsunami, pada 22 Desember 2018.
Berbekal dua kamera digital, tripod, lensa lebar, senter kecil, dan beberapa puntung rokok, malam itu, mereka putuskan untuk berburu bintang.
“Mas, ikut enggak?,” ajak Dodi ketika memergoki ku sedang mengintip dari balik jendela.

(Dodi)