Baca Juga: Sehari di Labuan Bajo, Kunjungi 5 Tempat Ini
Seperti sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli kepada sejumlah mahasiswi di suatu universitas. Pada penelitian tersebut, beberapa mahasiswi perempuan diminta untuk memprediksi nilai IPK mereka.
Sebagian besar di antara mereka menebaknya dengan angka yang cenderung rendah. Padahal, hasil yang keluar jauh lebih tinggi dari hasil prediksi mereka. Sebaliknya, para mahasiswa pria justru lebih percaya diri dalam menebak nilai IPKnya.
“Tidak hanya soal nilai. Sebuah penelitian juga menyebutkan bahwa hanya sekitar 7% pelamar perempuan yang berani melakukan nego gaji pertama. Sementara kaum pria hampir 53% yang melakukan hal tersebut. Hal ini menandakan ada masalah kerenggangan yang tidak disadari,” tutur Najwa.
