Banyak pasien yang didiagnosis dengan masalah kesehatan yang disebabkan oleh konsumsi daging mentah. Biasanya mereka kembali ke klinik dengan keluhan yang sama. Hingga saat ini belum ada yang mengetahui secara persis mengapa daging mentah bisa menjadi begitu populer di Afrika.
Tetapi penjelasan yang paling banyak diterima, kebiasaan ini terjadi akibat perang antara Christian Gurage dan Muslim secara berabad-abad. Para prajurit Gurage yang bersembunyi di gunung-gunung, sering menarik perhatian musuhnya karena asap dan aroma daging yang mereka bakar. Mereka akhirnya dengan mudah dibantai oleh para musuh ketika sedang tertidur.

Begitu mereka menyadarinya, para Gurage ini akhirnya memilih mengonsumsi daging mentah. Meski perang telah lama berakhir, namun masyarakat Ethiopia terus mengonsumsi daging mentah. Bahkan daging mentah sudah seperti hidangan nasional yang dikonsumsi oleh semua kelompok etnis dan pengikut dari semua agama.
Baca Juga : Kenali Gejala Awal Neuropati, Penyakit Akibat Terlalu Lama Bermain Gadget
Sebagaimana diketahui hidangan daging mentah paling populer yang disajikan di Ethiopia adalah tere siga. Potongan daging panjang diiris dengan pisau dan dicelupkan ke berbagai saus seperti Mitmita, cabai pedas bubuk dicampur dengan rempah-rempah atau awaze, sejenis pasta cabai dan kifto, daging sapi cincang halus yang dicampur dengan mentega Ethiopia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.