Sementara itu, Elena Barannikova selaku kepala dokter di rumah sakit Nizhneserginskaya mengklaim bahwa keluarga Alisa tidak dapat menyalahkan pihak dokter atas kejadian malang yang menimpa pasien.
"Ini jarang terjadi, tetapi bisa terjadi," tutur Elena.
Kendati demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan penyidikan dan mengumpulkan bukti terbaru. Hal tersebut dilakukan, setelah ahli kandungan senior Rusia membenarkan adanya 'pengangkatan plasenta secara agresif' dalam kasus ini.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.