Di sisi lain dr. Reisa menilai bahwa pola makan seperti ini agak sulit diterapkan bagi orang tua yang hendak membawa anaknya bepergian jauh.
Pasalnya, para orangtua cenderung membeli makanan jadi ketimbang memasaknya sendiri. Oleh sebab itu tabiat makan sehat wajib diterapkan kepada anak sejak dini.
“Selama masih bisa, maka saya akan membawa makanan sendiri. Namun jika sudah ke luar negeri mau gak mau Anda harus beli,” tambah dr Reisa.
Lebih lanjut dr. Reisa menceritakan bahwa anaknya kurang begitu suka makan sembarangan, karena sejak kecil telah didik untuk memilah makanan. Alhasil sang anak akan bertanya terlebih dahulu tentang makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan.
“Jadi ketika diberikan makanan tertentu, dia sudah mengetahui mana makanan alergi dan yang bisa dikonsumsinya,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.