Target menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion Muslim dunia pada 2020 sudah di depan mata, sinergi dan kolaborasi dengan semua stakeholder merupakan solusi untuk mewujudkan visi bersama tersebut. Merujuk pada data State of the Global Islamic Economy Report 2018/19, untuk industri fashion Muslim, Indonesia berada di peringkat ke-3 sebagai pasar fashion Muslim terbesar dengan pengeluaran sebesar US$ 20 Miliar.
Secara global, total pengeluaran pasar pada industri ini sebesar US$ 270 Miliar dan diprediksi meningkat 5% pada 2023 sebesar US$ 361 Miliar. Adanya peluang besar ini menjadikan Indonesia perlu terus meningkatkan kinerja dan sinergi yang menguatkan berbagai aspek dari hulu hingga hilir dan menjadi pemain di negeri sendiri maupun kancah internasional.

Sejalan dengan visi tersebut, Kementerian BUMN bersama Sinergi BUMN pun mendukung langkah pengembangan kreativitas Muslim milenial dan industri halal di Indonesia lewat komitmen memajukan industri halal Indonesia dengan sektor fashion Muslim sebagai gerbong utamanya.
Baca Juga: 5 Koleksi Sneakers Syahrini Buatan Desainer Dunia, Harganya Wow Selangit!