NASI goreng merupakan salah satu makanan khas Indonesia. Menu ini mudah dijumpai di mana saja, mulai di pedagang kaki lima hingga restoran bintang lima.
Namun, tidak dengan nasi goreng khas Wonosalam, Kabupaten Jombang ini. Menu tersebut hanya ada di satu warung sederhana di lereng Gunung Anjasmoro. Nasi goreng tiwul namanya. Pemilik warung, Weni Desityo menuturkan, nasi goreng tiwul buatannya berbahan dasar tiga jenis nasi, yakni nasi putih, nasi jagung, dan tiwul.
Nasi jagung atau yang biasa disebut warga Jombang sebagai nasi ampok terbuat dari bahan dasar jagung. Untuk membuatnya membutuhkan proses sedikit lama. Jagung yang sudah tua, dikeringkan dulu sebelum digiling menjadi tepung. Kemudian bubuk jagung dicuci dan dimasak menjadi nasi jagung.
Sementara tiwul merupakan makanan berbahan singkong. Cara membuatnya lebih rumit ketimbang nasi jagung. Prosesnya pun memakan waktu lebih lama. Sebab, sebelum digiling menjadi tepung, singkong harus dikeringkan selama kurang lebih lima hari.
”Nasi goreng tiwul memang bahan dasarnya ada tiga jenis nasi. Kami memadukan antara nasi putih, nasi jagung, dan tiwul. Karena nasi jagung dan tiwul ini memang makanan khas Wonosalam,” ujar Weni saat ditemui di warungnya.