Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Merawat Kopi Liar Lencoh Peninggalan Kolonial

Agregasi Solopos , Jurnalis-Sabtu, 16 Februari 2019 |22:30 WIB
Merawat Kopi Liar Lencoh Peninggalan Kolonial
Kopi liar Lencoh peninggalan kolonial Belanda (Foto:Solopos)
A
A
A

Baca Juga:

9 Mimpi Rasulullah SAW yang Menakjubkan, Bisa Jadi Teladan Hidup

 Nama adalah Doa, Princess Megonondo Kini Miss Indonesia 2019

Tanaman kopi peninggalan Belanda itu memiliki tinggi sekitar 6 meter. Daunnya hijau muda namun tidak terlalu lebat jika dibandingkan tanaman kopi lainnya. Selain kopi Belanda, Wondo kini membudidayakan kopi lokal lain berjenis Arabica dengan varietas Kartika Katimur. Dia juga membudidayakan varietas asli Belanda itu dengan sistem setek. Total kini kebun Wondo mengelola 50-an pohon kopi varietas Belanda tersebut.

Jika dibandingkan antara keduanya, kopi liar Belanda memiliki ukuran biji lebih besar namun dengan jumlah lebih sedikit. Jumlah ranting pohon juga lebih sedikit. “Untuk kopi Belanda jumlah ranting tiap satu cabang maksimal empat. Ranting yang terlalu banyak akan berpengaruh pada rasa,” ujar Wondo saat berbincang dengan Solopos.com di kebunnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement