Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak Mager saat Demam, Waspadai DBD Mematikan!

Dewi Kania , Jurnalis-Selasa, 05 Februari 2019 |12:34 WIB
Anak <i>Mager</i> saat Demam, Waspadai DBD Mematikan!
Anak demam malas bergerak waspada DBD mematikan (Foto: Newkidscenter)
A
A
A

Setelah 3-4 hari pertama fase gejala awal, hari ke-4 sampai ke-5 pasien cenderung kritis. Ini berbahaya, meskipun suhu tubuhnya cenderung dingin, apalagi kondisi tubuhnya tambah lemas.

"Biasanya kalau anak demamnya reda, badannya anyep. Tetap enggak ada tenaga dan kalau dicek trombosit turun jauh, darah mengental dan hematokrit meningkat," terangnya.

Cara satu-satunya, orangtua harus segera ke dokter. Kalau curiga dengan gejala DBD itu segera minta cek darah di laboratorium.

dr Martinus menyebutkan, kini DBD bisa langsung terdiagnosa setelah 24 jam demam tunggal. Ketika pasien tertolong, pasti langsung dirawat inap, demi mencegah komplikasi seperti perdarahan.

"DBD akan sembuh sendirinya setelah hari ke-6 dan ke-7, badannya segar lagi. Tapi komplikasi yang timbul perlu diwaspadai. Berat kalau bisa perdarahan dan fatal akibatnya, kalau di aliran darahnya tidak berfungsi normal," pungkas dia.

(Helmi Ade Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement